Artikel As-Shofa Print E-mail

Membuat Penelitian Tindakan Kelas

Oleh : Drs. Kamil Malano

Keberhasilan suatu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari peran guru. Bahkan guru adalah ujung tombak kelangsungan pedidikan bangsa.  Guru harus senantiasa meningkatkan kwailtas indifirdu maupun kwaltas kelompok. Peningkatan kwalltas harus dilakukan guru secara terus menerus. 

Guru harus memahami keadaan dan kebutuhan peserta didik yang unik dan beragam. Kebutuhan siswa berbeda satu anak dengan anak liannya. Kebutuhan satu rombongan belajar juga berbeda dengan rombongan belajar lainnya. Perkembangan siswa di setiapa tempat juga berbeda beda. Maka benar-benar sangat guru yang super professional.

Dalam penelitan tidakan kelas guru harus senantiasa berusaha untuk mengintegrasikan  bahan yang diajarkan, maupun bagaimana mengajar, dan bagaimana bergaul dengan peserta didik. Dengan demikian, dia akan menjadi guru peneliti yang efektif.  Bentuk dari penelitian tidakan kelas tersebut sebagai berikut :

1. JUDUL
Judul haruslah akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul haruslah singkat, jelas, dan sederhana.

2. LATAR BELAKANG.
Later belakng menunjukkan fakta-fakta yang mendukung, baik yang berasal dari pengamatan guru selama ini maupun dari kajian pustaka.

3. PERMASALAHAN
Permasalahan dijabarkan secara lebih rinci.  permasalahan hendaknya benar - benar di angkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak dan perlu diselesaikan melalui PTK. Uraian permasalahan yang ada hendaknya didahului oleh identifikasi masalah,  dilanjutkan dengan analisis masalah, identifikasi awal, serta perumusan masalah.

4. CARA PERUMUSAN MASALAH.
Bagian ini memukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Alternatif pemecahan yang diajukan hendaknya mempunyai landasan yang mantap.

5. TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN
Tujuan penelitan tindakan kelas hendaknya dirumuskan secara jelas. Paparan sasaran, perbaikan, perumusan,  Tujuan harus konsisten. Disamping tujuan PTK, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian.

6. KERANGKA TEORETIK DAN HIPOTESIS TINDAKAN
Dalam bagian ini diuraikan  pengalaman peneliti pelaku PTK sendiri yang relevan maupun pelaku - pelaku PTK lain disamping terhadap teori - teori yang lazim termuat dalam berbagai kepustakaan. Argumentasi logic dan teoretik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual.

7. RENCANA PENELITIAN
Pada bagian ini disebutkan di mana dan bagaimana penelitian tersebut dilakukan. Memuat komposisi siswa pria dan wanita. Latar belakang sosial ekonomi yang mungkin relevan dengan permasalahan,tingkat kemampuan dan lain sebagainya.


VARIABEL VARIALBEL
a. Variabel input yang terkait dengan siswa, guru, bahan pelajaran, sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya;
b. Variabel proses, seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya, guru, gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar di kelas, dan sebagainya, dan
c. Varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.

RENCANA TINDAKAN
a. Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang diprakarsai seperti : penetapan entry behavior, pelancaran tes diagnostic,  pembuatan scenario pembelajaran, pengadaan alat - alat
Juga diuraikan alternative - alternative solusi yang akan dicobakan dalam rangka perbaikan masalah. Format kemitraan antara guru dengan dosen
b. Implementasi tindakan. Yaitu deskripsi tindakan yang akan di gelar.
c. Observasi dan Interpretasi. Yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang dirancang.
d. Analisis dan Refleksi. Yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan berikutnya.

8. JADWAL PENELITIAN
Jadwal kegiatan penelitian disusun dalam matriks yang menggambarkan urutan kegiatan dari awal sampai akhir

9. ANGGARAN BIAYA
Anggaran meliputi kebutuhan dukungan financial untuk tahap persiapan pelaksanan penelitian, dan pelaporan. Secara lebih rinci, pembiayaan yang termasuk dalam setiap bidang adalah sebagai berikut :
a. Persiapan, antara lain :  pertemuan anggota tim peneliti untuk menetapkan jadwal penelitian dan pembagian kerja, menyusun instrument penelitian.
b. Kegiatan operasional, kegiatan operasional dapat tercakup pelancaran tes diagnostic dan analisis hasilnya, gladi resik implementasi tindakan, perbaikan, pelaksanaan tindakan perbaikan dll.
c. Penyusunan

10. LAMPIRAN DAN LAIN–LAIN
Bagian lampiran dapat berisi curriculum vitae ketua dan para anggota tim inti. Curriculum vitae tersebut memuat identitas ketua anggota tim peneliti, riwayat pendidikan, pelatihan di bidang penelitian yang telah pernah diikuti, baik sebagai penatar/pelatih maupun sebagai peserta.